Keloni Gadis Di Bawah Umur, Remaja Ini Diringkus Polisi

oleh

Bojonegoro,memo.co.id

Jajaran UPPA Satuan Reserse Kriminal Sat Reskrim Polres Bojonegoro telah penangkap seorang remaja yang di duga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Remaja yang di duga sebagai pelaku berinisial WJA als ZA (20), warga Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu diamankan oleh jajaran UPPA Satreskrim pada, selasa (15/8/201).

Peristiwa itu dilakukan oleh pelaku kepada korban sebut saja bunga (15) warga Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro pada (11/6/2017).

Menurut Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Mashadi SH, kepada media ini menjelaskan, bahwa pelaku ditangkap petugas setelah dilaporkan oleh orang tua korban ke Polres Bojonegoro pada tanggal 11 Agustus 2017.

“Peristiwa persetubuhan tersebut, bermula pada pada hari Sabtu namun tanggalnya lupa, pada Juni 2017 lalu. Saat korban pulang sekolah naik angkutan umum bersama temannya, dengan maksud hendak bermain ke rumah temannya di Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo. Ketika sampai di rumah temannya, korban kemudian diajak main ke rumah pelaku WJA (20), selanjutnya korban dan temannya mengobrol di ruang tamu dengan pelaku,”terang AKP Mashadi.

Lanjut Mashadi, Selang beberapa saat, teman korban pamit pulang, sementara korban masih ngobrol dengan pelaku. Ketika korban hanya berdua dengan pelaku, korban dirayu oleh pelaku untuk diajak berhubungan badan dan pelaku mengatakan bahwa jika korban hamil maka korban akan dinikahi.

“Selanjutnya korban dan pelaku masuk ke dalam kamar dan melakukan hubungan badan.
sekitar pukul 18.00 WIB, korban diajak pelaku berboncengan sepeda motor dengan maksud membeli kue dan pada saat di jalan, ayah korban melihat korban sedang dibonceng oleh pelaku. Saat itu, ayah korban menyuruh korban turun dari sepeda motor pelaku dan diajak pulang ke rumah,”imbuhnya.

Saat setelah kejadian tersebut, menurutnya korban tidak langsung memberitahu ke orang tuanya dan baru pada Jumat (11/08/2017) korban baru menceritakan semua kejadian tersebut. Bahwa pelaku dan korban telah melakukan persetubuhan di rumah korban pada bulan Juni 2017 lalu. Setelah mendengar cerita dari anaknya, orang tua korban mtern peristiwa tersebut ke Polres Bojonegoro,”pungkasnya.

Sementara itu Secara terpisah Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi saat dihubungi media ini pada Kamis (17/08/2017) Siang melalui sambungan telepon membenarkan, bahwa anggota jajaran UPPA Sat Reskrim Polres Bojonegoro telah melakukan penangkapan seorang remaja asal Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo, yang disangka telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Bojonegoro dan pelaku menjalani proses penyidikan. Dan atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Karena telah melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5 milyar,”Pungkas Wahyu.

Melalui media ini, Kapolres jugs menyampaikan himbauan kepada para orang tua agar selalu menjaga dan mengawasi tingkah laku serta pergaulan anak-anaknya yang masih remaja, agar tidak terbawa dalam pergaulan dan lingkungan yang salah.(mus)

Tinggalkan Balasan