Debt Colector Mengaku Anggota BIN di Ringkus Sat Reskrim Polres Bojonegoro

oleh

 

Bojonegero, memo.co.id

Seorang warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupatan Bojonegoro yanh berinisial SPY (44) yang berprofesi sebagai debt colector dan mengaku sebagai anggota BIN (badan intelijen negara) ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro.

Penangkapan dilakukan berawal atas laporan Santoso (korban) warga Desa Tanjungharjo, kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegero, karena merasa di tipu oleh seorang kenalannya yang sehari-hari diketahui tinggal di jalan Lisman, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegero Kota yang mengaku sebagai anggota BIN.

“Santoso adalah salah satu korban dari tersangka yang menjanjikan pekerjaan menjadi anggota BIN tanpa seleksi asal disiapkan uang sebesar Rp.85.500.000 (delapan puluh lima juta lima ratus rupiah). Karena tertarik dengan janji manis dan bujuk rayu pelaku, korbanpun menyerahkan uang tersebut,” terang Kapolres Bojonegero saat di konfermasi memo.co.id.

Kejadian dan transaksi penyerahan uang oleh korban kepada pelaku dilakukan sejak kurang lebih empat bulan setengah dari sekarang tepatnya, pada hari Sabtu ( 29/4/2017).

Karena tidak kunjung mendapat panggilan dengan perkejaan yang dijanjikan oleh pelaku, lebih dalam lagi kapolres Bojonegero AKBP Wahyu S Bintoro mengatakan, akhirnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Bojonegero.

“Atas dasar laporan tersebut dan memenuhi unsur tindak pidana penipuan, selanjutnya dilakukan pemanggilan terhadap pelaku. Namun surat pemanggilan yang dikirimkan penyidik tidak pernah diindahkan (pelaku tidak memenuhi panggilan).

Akhirnya pada, Rabu (13/9/2017) sekitar pukul 17.30.WIB Sat Reskrim Polres Bojonegoro melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku ditangkap oleh petugas di bawah jembatan Kalikethek, turut kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegero,”kata Kapolres Jum’at (15/9).

Sementara itu berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, diketahui bahwa pelaku berprofesi sebagai Debt Colector (jasa penagihan utang) bukan sebagai anggota BIN. Dari pemeriksaan para saksi dan penyitaan alat bukti kini pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Bojonegero.

Kemungkinan masih adanya korban-korban lain, penyidik dari Sat Reskrim Polres Bojonegero terus melakukan pengembangan dan pendalaman. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun penjara karena telah melanggar pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan.(mus)

 

Tinggalkan Balasan