Pelajar, Warga Padangan Di Kabarkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

oleh

Bojonegoro, memo.co.id

Muhammad Yusuf (14) seorang pelajar asal Desa Pengkok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (22/09/2017) pukul 18.00 WIB, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo.

Hingga berita ini diturunkan korban yang di kabarkan tenggelam di sungai bengawan solo yang berada di wilayah Dukuh Kalangan, Desa Padangan, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro itu hingga saat ini belum ditemukan.

Seperti yang diterangkan Kapolsek Padangan, Kompol Eko Dhani Rinawan, bahwa menurut keterangan teman korban, kronologi tenggelamnya korban bermula saat korban bersama temannya sedang bermain di tepi sungai Bengawan Solo dan diduga korban terpeleset lalu tercebur dan tenggelam.

“Teman korban masih shock dan menagis terus, sehingga masih belum bisa dimintai keterangan secara lengkap,” terang Kapolsek.

Menurutnya, sejak dilaporkan ada korban tenggelam, Kapolsek bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian guna membantu melakukan pencarian terhadap korban bersama-sama warga masyarakat. Pencarian dilakukan dengan cara melakukan pemantauan di lokasi kejdaian dengan menggunakan 3 (tiga) perahu warga.

Selain itu, Kapolsek juga telah menghubungi Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro dan Tim SAR dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro, untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

“Malam ini petugas bersama warga melakukan pencarian dengan peralatan seadanya, besok pagi Tim SAR baru akan melakukan pencarian namun malam ini petugas Tim SAR sudah berada di lokasi,”kata Kapolsek.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sujarwo SSTP MM, ketika di hubungi media ini menjelaskan, saat ini anggota Tim SAR Gabungan sudah melakukann assesment (pemantauan) di lokasi kejadian musibah.

“Mengingat saat ini kondisinya gelap, rencananya baru besok pagi dilakukan pencarian,” terang Andik Sujarwo, melalui sambungan telepon selulernya pada jumat (22/09/2017) malam.

Andik juga menambahkan, bahwa besok pagi rencananya Tim SAR BPBD Bojonegoro akan menurunkan 2 (dua) unit perahu karet dengan kekuatan 12 personil. Selain itu dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Tim SAR dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro, yang menurut rencana juga akan membantu melakukan pencarian.

“Belum tahu mas, berapa perahu yang akan diturunkan oleh Polres Bojonegoro besok. Rencananya BASARNAS Kantor Surabaya juga akan membantu melakukan pencarian dan akan menerjunkan 1 (satu) unit perahu dengan kekuatan 8 personil.

Malam ini Tim BASARNAS Surabaya sudah meluncur ke Bojonegoro,” pungkas Andik. (mus)

Tinggalkan Balasan