Seorang Pelajar Ditangkap Jajaran Tim Reserse Narkoba Polres Bojonegoro

oleh

Bojonegoro, memo.co.id

Jajaran tim reserse narkoba (Reskoba) Polres Bojonegoro mengamankan seorang remaja yang masih berstatus pelajar berinisial BFN (18) warga Dusun Badug, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pelaku ditangkap petugas di sebuah warung milik warga yang berada di Jalan Pondok Pinang Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro Kota, pada rabu (13/9/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Mashadi SH, pemangkapan bermula dari informasi masyarakat di lokasi kejadian akan berlangsung transaksi Pil Dobel L. Kemudian anggota segera datang ke lokasi tersebut untuk melakukan penyelidikan namun saat diintai petugas, calon pembelinya tidak kunjung datang, sehingga pelaku BFN bin MUS (18) berikut barang bukti segera ditangkap petugas.

“Setelah dilakukan penggeledahan, pada saku jaket pelaku terdapat Pil Dobel L sebanyak 474 butir yang dibungkus plastik klip kecil menjadi beberapa bagian yaitu, 23 bungkus plastik klip kecil masing-masing berisi 20 butir dan 1 bungkus plastik klip kecil berisi 14 butir,”terang Mashadi.

Menurutnya dari hasil interogasi awal Pil Doble L tersebut oleh pelaku hendak diperjual belikan.

Barang bukti yang diamankan petugas 1 (satu) buah jaket warna biru, 1 (satu) buah celana jeans warna biru, 1 (satu) buah handphone merk ASUS type Zenpone 5 warna hitam kombinasi putih dan 1 (atu) unit sepeda motor merk Honda Vario warna merah hitam.

Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, kepada media ini mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan adanya penangkapan seorang yang masih berstatus pelajar, yang bertindak selaku pengedar Pil Dobel L tersebut.

“Kita semua utamanya para orang tua harus waspada dalam mengawasi anak-anak kita yang masih remaja, karena fakta telah membuktikan bahwa peredaran obat-obat terlarang telah masuk di kalangan pelajar,”ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memerangi peredaran dan penyalah-gunaan narkoba termasuk juga memberantas semua jenis penyakit masyarakat, diantaranya peredaran minuman keras, prostitusi dan premanisme. Pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Bojonegoro,”imbuh Wahyu.

Pada kesempatan itu kapolres juga memberitahukan bahwa sebentar lagi akan kita gelar Operasi Sikat Semeru 2017, dengan sasaran pemberantasan penyakit masyarakat.

Tersangka yang dengan sengaja menjual dan mengedarkan obat terlarang dianggap melanggar pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan atau pasal 197 Jo pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.(mus)

Tinggalkan Balasan